Dua Tim, Dua Inovasi, Dua Medali: MAN 13 Jakarta Ukir Sejarah di WICR Segi University Malaysia
Jakarta – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 13 Jakarta kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Dalam ajang World Invention Competition and Exhibition (WICR) yang diselenggarakan secara daring oleh Segi University Malaysia pada Jumat (12/09/2025), dua tim riset dari MAN 13 Jakarta berhasil membawa pulang medali emas dan perak, mengharumkan nama bangsa di kancah global.
Tim pertama MAN 13 Jakarta berhasil meraih Gold Medal atas inovasi riset mereka yang berjudul “BIOKAPA: _Biodegradable Bottle Innovation From Young Coconut Fiber and Cassava Starch with Beeswax Coating_”. Riset yang berfokus pada pengembangan botol ramah lingkungan ini digarap oleh empat siswa berprestasi dari kelas XII.5, yaitu Fathia Navila, Carissa Pricilla Suganda, Shofwah Khoyrunnisa, dan M. Zaky Taqiyyuddin. Inovasi ini diharapkan mampu menjadi solusi alternatif dalam mengatasi permasalahan sampah plastik yang kian mengkhawatirkan.
Salah satu anggota tim peraih medali emas, Fathia Navila, mengungkapkan rasa bangganya. “Kami sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih medali emas. Semua kerja keras dan waktu yang kami curahkan terbayar lunas. Semoga inovasi BIOKAPA ini bisa terus dikembangkan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan,” ujarnya dengan antusias.
Tak kalah membanggakan, tim kedua MAN 13 Jakarta juga berhasil menyabet Silver Medal. Dengan judul riset “_The Alpha Effect: Exploring The Impact of Alpha Brainwaves on Literacy Level among MAN 13 Jakarta Students_”, tim ini mengeksplorasi pengaruh gelombang otak alfa terhadap tingkat literasi siswa. Anggota tim yang beranggotakan Muhammad Zidan (XII.1), Muhammad Faiz Purnomo (XII.7), Muhammad Hilmy Shidqi (XII.3), Khoirul Fatkhi Hidayat (XII.8), dan Revan Alyan May Sidiq (XII.7) menunjukkan kedalaman pemahaman mereka di bidang neurosains dan pendidikan.

Pembimbing riset MAN 13 Jakarta, Syifa menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada para siswa. “Prestasi ini adalah bukti nyata dari dedikasi, semangat, dan kerja keras anak-anak. Kami sangat bangga dengan pencapaian mereka di tingkat internasional. Ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendukung dan membimbing siswa dalam mengembangkan potensi riset mereka,” kata Syifa.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi MAN 13 Jakarta, tetapi juga bagi dunia pendidikan Indonesia. Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa-siswi Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing dan berinovasi di kancah global. Semoga pencapaian ini dapat menginspirasi lebih banyak siswa untuk terlibat dalam kegiatan riset dan pengembangan ilmu pengetahuan.(kh)

