Dari Jakarta, Mentari Cendikia Bersinar : Jejak Emas Olimpiade Madrasah Indonesia
Jakarta, 11 September 2025 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 13 Jakarta kembali menjadi tuan rumah perhelatan akbar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) yang ke-V. Kegiatan berskala nasional ini berlangsung meriah selama tiga hari, mulai dari tanggal 9 hingga 11 September 2025, bertempat di Ruang CBT 1, 2, dan 3 MAN 13 Jakarta.
OMI 2025 kali ini diikuti oleh ratusan pelajar berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan. Tercatat, sebanyak 163 peserta dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau Sekolah Dasar (SD), 183 peserta dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 278 peserta dari Madrasah Aliyah (MA) atau Sekolah Menengah Atas (SMA) turut berkompetisi. Total peserta mencapai 624 siswa, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari seluruh penjuru Indonesia.

Ketua Pelaksana OMI 2025, H. Hanafi, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya acara ini. “OMI bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan juga wadah untuk mengasah kemampuan akademik, menumbuhkan jiwa sportivitas, dan mempererat tali silaturahmi antar siswa madrasah di seluruh Indonesia,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
Pelaksanaan OMI 2025 tidak lepas dari kerja keras dan dukungan penuh dari berbagai pihak. Panitia penyelenggara yang terdiri dari perwakilan Pendidikan Madrasah (PenMad) Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan dan seluruh Kepala Madrasah di Kota Jakarta Selatan bahu membahu memastikan kelancaran setiap sesi perlombaan. Koordinasi yang solid ini menjadi kunci sukses terselenggaranya ajang bergengsi ini.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta OMI 2025 menunjukkan performa terbaiknya dalam berbagai bidang ilmu. Mulai dari mata pelajaran sains, matematika, ilmu sosial, hingga keagamaan, setiap peserta berusaha menampilkan kemampuan terbaiknya untuk meraih gelar juara. Suasana kompetitif yang sehat terasa di setiap sudut Ruang CBT, diiringi semangat juang yang tinggi dari para peserta.
Kepala MAN 13 Jakarta, Yessy Anwar selaku tuan rumah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak-pihak yang telah berkontribusi. “Kami berharap, melalui OMI 2025 ini, akan lahir bibit-bibit unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia sesuai dengan nilai-nilai madrasah,” tuturnya.

Dengan berakhirnya OMI 2025, diharapkan semangat untuk terus belajar dan berprestasi akan semakin menggelora di kalangan siswa madrasah. Sampai jumpa di Olimpiade Madrasah Indonesia selanjutnya!

