DKI Jakarta Lepas Kontingen OSN 2025: Madrasah Siap Ukir Prestasi di Kancah Nasional
Jakarta – Suasana penuh semangat mewarnai acara pelepasan kontingen Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat, (03/10/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, beserta jajaran dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, Viola Cempaka, serta perwakilan Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4,13 dan 16 Jakarta, Wido Prayoga, Yessy Anwar, dan Fahrurozi.
Dalam pelepasan ini, turut mewarnai bahwa tiga madrasah di DKI Jakarta—MAN 4, MAN 13, dan MAN 16, alhamdulillah perwakilan siswa terbaiknya ikut berlaga di OSN yang tahun ini yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ajang bergengsi ini menjadi wadah kompetisi sekaligus pembuktian bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang sains.

Sebelum mencapai tahap nasional, para siswa telah melalui proses panjang mulai dari seleksi internal madrasah, pembinaan intensif dari guru pembimbing, hingga seleksi tingkat kota dan provinsi. Proses ini tidak hanya menguji kecerdasan akademik, tetapi juga melatih mental kompetitif, disiplin belajar, serta daya juang yang tinggi. Dengan tahapan seleksi yang ketat ini, para siswa terpilih dianggap layak membawa nama baik Jakarta.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyampaikan apresiasi dan dukungannya. Ia menekankan bahwa keikutsertaan siswa madrasah dalam OSN adalah bukti nyata sinergi antara pendidikan umum dan madrasah di ibu kota. “Ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang kesempatan menunjukkan potensi, karakter, dan daya saing siswa kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Penmad Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Viola Cempaka, menegaskan pentingnya persiapan mental dan spiritual di samping aspek akademik. “Saya merasa bangga, anak-anak madrasah Jakarta bisa sampai di OSN. Harapan saya, mereka tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga untuk membentuk karakter unggul. InsyaAllah dengan doa, disiplin, dan usaha keras, madrasah bisa mengharumkan nama DKI Jakarta di kancah nasional,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, perwakilan kepala madrasah, Wido Prayoga (MAN 4 Jakarta) dan Yessy Anwar (MAN 13 Jakarta), juga mengungkapkan rasa bangga dan optimisme. Mereka menilai OSN bukan sekadar lomba, melainkan ruang pembelajaran yang menuntut kolaborasi guru, siswa, dan orang tua. Dukungan penuh madrasah dalam bentuk bimbingan rutin, try out, serta motivasi mental menjadi kunci kesiapan para peserta.

Dengan pelepasan ini, kontingen OSN asal DKI Jakarta, khususnya dari madrasah, membawa misi besar: menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang agama, tetapi juga siap bersaing dalam sains dan teknologi. Harapan besar pun disematkan agar langkah mereka di Malang dapat berbuah prestasi gemilang, mengibarkan bendera DKI Jakarta di podium tertinggi OSN 2025.(kh)

