Tim Audit Lanjutkan Pemeriksaan di MAN 13 Jakarta, Fokus pada Pengecekan Fisik Sarana dan Prasarana
Jakarta (Humas MAN 13 Jakarta Selatan)– Senin (16/06/2025), Tim Audit Kinerja dan Pendanaan melanjutkan rangkaian kegiatannya di MAN 13 Jakarta. Kegiatan yang merupakan tahap konfirmasi lanjutan setelah entry meeting ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim, Ilman, beserta seluruh anggota tim audit. Pemeriksaan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB ini difokuskan pada validasi data melalui pengecekan fisik terhadap sarana dan prasarana yang dimiliki madrasah.
Tujuan utama dari kegiatan konfirmasi lanjutan ini adalah untuk mencocokkan data administratif dan laporan pendanaan yang telah diterima tim dengan kondisi riil di lapangan. Ilman selaku Ketua Tim menyatakan bahwa validasi fisik merupakan bagian krusial dalam proses audit. “Setelah kami mempelajari dokumen pada saat entry meeting, langkah selanjutnya adalah memastikan semua yang dilaporkan benar-benar ada, berfungsi, dan dikelola dengan baik. Ini adalah inti dari audit kinerja dan akuntabilitas,” jelas Ilman saat memimpin briefing pagi sebelum tim menyebar.
Selama kegiatan berlangsung, tim audit dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mengefisienkan waktu. Masing-masing kelompok memiliki fokus pemeriksaan yang berbeda, mulai dari aspek administrasi keuangan, manajemen sumber daya manusia, hingga pengecekan fisik aset yang menjadi sorotan utama pada hari ini. Seluruh proses berjalan lancar dengan pendampingan dari pihak manajemen madrasah yang kooperatif.

Salah satu fokus utama tim adalah melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas vital penunjang kegiatan belajar mengajar. Rombongan tim audit, didampingi staf madrasah, melakukan pengecekan keliling ke beberapa lokasi strategis seperti Laboratorium Computer Based Test (CBT), Gudang penyimpanan barang, Ruang Guru, unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Ruang Tata Usaha (TU), Ruang Perpustakaan, hingga beberapa ruang kelas.
Salah seorang anggota tim yang bertugas memeriksa sarana dan prasarana memberikan tanggapannya. “Kami tidak hanya melihat keberadaan fisik, tetapi juga fungsionalitas dan pemeliharaannya. Di Lab CBT misalnya, kami mengecek apakah seluruh unit komputer berfungsi optimal. Sementara di gudang, kami melihat sistem pencatatan inventaris barang. Temuan awal kami menunjukkan sebagian besar sarana dalam kondisi baik, meskipun ada beberapa catatan kecil terkait pemeliharaan yang perlu ditingkatkan,” ujarnya usai melakukan pengecekan.

Pemeriksaan tidak berhenti pada aspek fisik semata. Di setiap lokasi, tim juga melakukan wawancara singkat dengan penanggung jawab ruangan, seperti kepala laboratorium atau petugas perpustakaan. Hal ini dilakukan untuk menggali informasi lebih dalam mengenai proses pengadaan, penggunaan, serta kendala yang mungkin dihadapi dalam pengelolaan aset tersebut, yang nantinya akan menjadi bahan analisis untuk laporan akhir.
Kegiatan audit pada hari ini diakhiri sekitar pukul 15.00 WIB. Seluruh temuan, baik yang berupa data fisik maupun hasil wawancara, telah didokumentasikan oleh tim. Hasil dari konfirmasi lanjutan ini akan diolah dan dianalisis lebih lanjut, kemudian disandingkan dengan data keuangan dan laporan kinerja lainnya. Laporan akhir dari audit ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi konstruktif bagi peningkatan mutu dan tata kelola madrasah ke depan.(kh)

