Saat Madrasah Bernafas Lebih Segar: Jejak Aksi Selasih di Tiap Sudut MAN 13
Jakarta (Humas MAN 13 Jakarta)–Suasana Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 13 Jakarta tampak berbeda pada Selasa pagi (26/8/2025). Puluhan siswa dari kelas X.5 dan X.6, dengan penuh semangat dan mengenakan pakaian olahraga, serentak bergerak melaksanakan kegiatan “SELASIH” (Senin-Selasa Sayangi Lingkungan Hidup). Aksi ini merupakan bagian dari program Adiwiyata madrasah yang bertujuan menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini.

Dimulai pukul 06.20 WIB, para siswa yang didampingi oleh wali kelas masing-masing, Ummu Robi’ah (X.5) dan Indah Rahmila Fahmi (X.6), langsung menyebar ke 13 titik lokasi sesuai dengan Kelompok Kerja (Pokja) yang telah ditentukan. Setiap pokja memiliki tugas spesifik untuk merawat dan mempercantik lingkungan madrasah.

Kegiatan ini mencakup berbagai aspek pengelolaan lingkungan secara komprehensif. Di area kantin, Pokja Uji Kelayakan Kantin Sehat berjibaku membersihkan lantai dan selasar menggunakan sikat untuk memastikan kebersihan dan kenyamanan. Sementara itu, Pokja Biopori dan Pokja Konservasi Air bekerja sama membersihkan selokan di depan gedung tata busana, tata boga, serta gedung A dan B, sambil memasukkan sampah daun kering ke dalam lubang resapan biopori.

Inovasi dan kreativitas juga menjadi sorotan utama. Pokja 3R (Reduce, Reuse, Recycle) terlihat asyik mengubah galon bekas menjadi pot gantung yang artistik. Dengan kuas dan cat, mereka menyulap barang bekas menjadi hiasan yang akan mempercantik taman sekolah.“Kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti. Ini adalah pendidikan karakter secara langsung. Siswa belajar bertanggung jawab, bekerja sama, dan melihat langsung hasil dari usaha mereka dalam menjaga lingkungan,” ujar Risna, salah satu pembina Adiwiyata MAN 13 Jakarta.

Tidak hanya berfokus pada aksi fisik, program SELASIH juga mengedepankan edukasi. Pokja Hemat Energi melakukan pendekatan yang unik dengan mempresentasikan poster hasil karya mereka tentang pentingnya menghemat listrik kepada para guru, staf Tata Usaha, pedagang kantin, hingga satpam. Langkah ini bertujuan untuk menyebarkan kesadaran hemat energi ke seluruh warga madrasah.

Di sisi lain, Pokja Kebun Sayur dan Pokja Toga sibuk di area penghijauan. Mereka melakukan pembibitan di taman hidroponik, membersihkan area tanaman obat keluarga (Toga) dari gulma, serta memberikan label nama pada setiap tanaman untuk fungsi edukasi.

Seluruh rangkaian kegiatan yang beragam, mulai dari pembersihan kolam ikan oleh Pokja Perikanan, pengelolaan sampah oleh Pokja Bank Sampah dan Komposting, hingga penataan taman oleh Pokja Taman Sekolah, didokumentasikan dengan baik oleh Pokja Publikasi. Mereka bertugas mengabadikan setiap momen untuk disebarluaskan melalui media sosial madrasah sebagai inspirasi dan laporan pertanggungjawaban.

Kegiatan yang berakhir pada pukul 07.10 WIB ini berhasil mengubah wajah MAN 13 menjadi lebih bersih, asri, dan tertata. Lebih dari itu, aksi SELASIH sukses menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian siswa terhadap lingkungan madrasah, memperkuat komitmen MAN 13 Jakarta sebagai sekolah Adiwiyata yang unggul. (kh)

