Dari Madrasah untuk Negeri: MAN 13 Jakarta Gaungkan Tema Hari Santri 2025 “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”
Jakarta (Humas MAN 13 Jakarta)–Dalam suasana khidmat dan penuh makna, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 13 Jakarta melaksanakan Upacara Hari Santri Nasional 2025 di halaman madrasah pada Rabu pagi. Seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik mengikuti kegiatan dengan tertib dan antusias, menjadikan momen ini sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan santri dalam sejarah bangsa.

Upacara dipimpin oleh Ahmad Fadli, yang bertindak sebagai pembina upacara, sementara petugas upacara berasal dari kelas XII-6. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh kedisiplinan, mulai dari pengibaran bendera hingga pembacaan doa penutup.
Para peserta tampil kompak dengan busana khas santri. Peserta didik putra mengenakan kemeja koko putih dan sarung dilengkapi peci hitam, sedangkan peserta didik putri mengenakan gamis putih dan kerudung cokelat. Busana sederhana namun seragam ini mencerminkan karakter santri yang berakhlak, bersahaja, dan berjiwa nasionalis.

Dalam upacara tersebut, pembina membacakan Amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, sebagaimana tercantum dalam naskah resmi Apel Hari Santri Nasional 2025. Menteri Agama menegaskan bahwa santri memiliki peran penting dalam membangun bangsa di era modern.
“Santri sekarang tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia,” ujar Menteri Agama dalam amanatnya.Beliau juga berpesan:“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman.”

Rangkaian upacara berlangsung dengan tertib, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Resolusi Jihad, dan menyanyikan Mars Hari Santri oleh seluruh peserta. Meskipun tanpa kegiatan tambahan seperti hadrah atau puisi, suasana upacara tetap berjalan khidmat dan penuh semangat kebangsaan.
Sebagai penutup, pembina upacara, Ahmad Fadli, S.Sos menyampaikan apresiasi dan pesan kepada seluruh peserta didik.“Hari Santri adalah momentum untuk meneladani semangat perjuangan para santri. Jadilah generasi yang religius, cerdas, disiplin, dan cinta Tanah Air. Santri madrasah harus mampu membawa nilai-nilai pesantren ke dalam kehidupan modern,” pesannya.

Dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, kegiatan ini menjadi refleksi penting bagi seluruh warga madrasah untuk terus menjaga nilai-nilai pesantren sambil beradaptasi dengan kemajuan zaman. Selamat Hari Santri Nasional 2025! Santri Berilmu, Berakhlak, dan Berdaya untuk Indonesia Jaya.(sdm)

