Prestasi Berkelanjutan: MAN 13 Jakarta Borong Dua Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kota Jakarta Selatan 2025

Jakarta (Humas MAN 13 Jakarta)–Kamis, 30/10/2025 — Alhamdulillah, MAN 13 Jakarta kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus dalam bidang lingkungan hidup. Madrasah menerima dua predikat tertinggi sebagai pengakuan atas komitmennya dalam mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Jakarta Selatan, M. Anwar, dan disaksikan Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Mohamad Amin, dalam sebuah seremoni yang diselenggarakan pada Kamis, 30 Oktober 2025, di Kantor Walikota Jakarta Selatan, Jalan Prapanca, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
MAN 13 Jakarta berhasil menyabet dua kategori penghargaan yang menunjukkan keunggulan madrasah dalam pengelolaan lingkungan:
1. Penghargaan Madrasah Adiwiyata Tingkat Kota Jakarta Selatan Tahun 2025
2. Penghargaan Madrasah/Sekolah Adiwiyata Terbaik SMA/MA Tingkat Jakarta Selatan Tahun 2025
Keberhasilan meraih predikat Madrasah Adiwiyata Terbaik di tingkat SMA/MA se-Jakarta Selatan ini menegaskan posisi MAN 13 sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik dan spiritual, tetapi juga pelopor dalam konservasi lingkungan dan pendidikan karakter peduli lingkungan.

Kepala MAN 13 Jakarta, Yessy Anwar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja keras seluruh civitas akademika madrasah. “Penghargaan ini adalah hasil kolaborasi seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga para siswa yang secara konsisten menerapkan budaya 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan menjaga kebersihan lingkungan. Ini adalah motivasi bagi kita untuk terus berupaya menuju Adiwiyata tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ita Rahmawati, Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) MAN 13 Jakarta, yang berperan penting dalam penataan infrastruktur hijau madrasah, turut menyampaikan rasa bangganya.
“Kami sangat bersyukur kerja keras dalam menata sarana dan prasarana berbasis lingkungan diakui. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa fasilitas madrasah kami mendukung penuh terwujudnya sekolah Adiwiyata. Fokus kami adalah bagaimana sarpras yang ada, seperti kebun, tempat sampah terpilah, dan efisiensi energi, dapat diintegrasikan dengan proses belajar mengajar. Ini bukan akhir, melainkan awal untuk mewujudkan sekolah yang betul-betul ramah lingkungan dan berkelanjutan,” jelas Ita Rahmawati.
Pemerintah Kota Jakarta Selatan, melalui Walikota M. Anwar, mengapresiasi upaya MAN 13 Jakarta dalam mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan ke dalam kurikulum dan kegiatan sehari-hari. Prestasi ganda ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi seluruh warga MAN 13 Jakarta untuk senantiasa menjaga dan melestarikan lingkungan, demi terciptanya madrasah yang hijau, bersih, dan nyaman. (em)
