Perkuat Tata Kelola Madrasah: MAN 13 Jakarta Tuan Rumah Sosialisasi Penyusunan RKM , RKT dan RKAM 2025

Jakarta (Humas MAN 13 Jakarta Selatan)–Dalam upaya meningkatkan kualitas perencanaan dan tata kelola madrasah, MAN 13 Jakarta hari ini menjadi tuan rumah kegiatan Sosialisasi dan Persamaan Persepsi Penyusunan Rencana Kerja Madrasah (RKM), Evaluasi Diri Madrasah (EDM), Rencana Kerja Tahunan (RKT), dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM) untuk tahun 2025. Acara penting ini berlangsung di Ruang Multimedia MAN 13 Jakarta dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

Kegiatan ini menghadirkan Ibu Endah Umayanah, pengawas dan pembina yang memiliki kompetensi tinggi di bidangnya, sebagai narasumber utama. Sebanyak 23 peserta hadir dalam forum ini, terdiri dari Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, Bendahara, dan Operator Madrasah dari MAN 11 Jakarta, MAN 13 Jakarta sendiri, serta dua madrasah swasta di wilayah DKI Jakarta. Kehadiran beragam perwakilan ini menunjukkan komitmen kolektif dalam mewujudkan perencanaan madrasah yang akuntabel dan berorientasi pada peningkatan mutu madrasah.
Penyusunan RKM, EDM, RKT, dan RKAM merupakan instrumen penting dalam siklus manajemen madrasah. Dokumen-dokumen ini tidak hanya berfungsi sebagai peta jalan operasional dan keuangan, tetapi juga sebagai alat evaluasi diri yang berkelanjutan, memastikan bahwa setiap program dan anggaran selaras dengan tujuan pendidikan nasional dan kebutuhan madrasah. Oleh karena itu, persamaan persepsi dalam penyusunannya menjadi sangat vital demi efektivitas implementasi.

Kepala MAN 13 Jakarta, Yessy Anwar, menyampaikan apresiasinya sebagai tuan rumah. “Kami merasa terhormat dapat menjadi fasilitator bagi kegiatan penting ini. Sosialisasi dan persamaan persepsi dalam penyusunan RKM, EDM, RKT, dan RKAM adalah fondasi bagi madrasah untuk berjalan lebih terarah, efisien, dan akuntabel. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh madrasah yang hadir dapat menyusun perencanaan yang lebih berkualitas untuk tahun 2025,” ujar beliau.
Endah Umayanah selaku narasumber, menekankan urgensi perencanaan yang matang. “Perencanaan yang baik adalah kunci keberhasilan sebuah institusi. Dalam konteks madrasah, RKM dan RKAM bukan sekadar dokumen administratif, melainkan cerminan visi dan misi madrasah dalam mencetak generasi unggul. Penting bagi kita semua untuk memiliki pemahaman yang sama agar implementasinya dapat berjalan optimal dan tujuan pendidikan tercapai secara maksimal,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala MAN 11 Jakarta mengungkapkan manfaat kolaborasi ini. “Forum seperti ini sangat vital bagi kami untuk menyamakan langkah. Berdiskusi langsung dengan Pengawas Pembina dan rekan-rekan kepala madrasah lainnya baik negeri maupun swasta membantu kami mengatasi tantangan dalam penyusunan dokumen perencanaan, sehingga diharapkan mutu pendidikan di madrasah kami dapat terus meningkat,” katanya.
Kegiatan Sosialisasi dan Persamaan Persepsi Penyusunan RKM, EDM, RKT, dan RKAM 2025 ini merupakan langkah proaktif dalam membangun ekosistem pendidikan madrasah yang lebih terencana, akuntabel, dan berdaya saing. Melalui kolaborasi antarmadrasah dan bimbingan dari pengawas pembina, diharapkan seluruh madrasah peserta dapat mengimplementasikan perencanaan strategis yang efektif, mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, serta mewujudkan tujuan pendidikan madrasah secara optimal di tahun 2025. (em)
