Perkuat Pembelajaran Teknologi, MAN 13 Jakarta Gandeng Casio Jadi ‘Model School’
Jakarta – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 13 Jakarta mengambil langkah strategis dalam inovasi pendidikan dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Casio. Prosesi penandatanganan ini dilangsungkan secara khidmat di Ruang Rapat MAN 13 Jakarta pada hari Selasa, 15 Juli 2025, pukul 13.00 WIB. Kesepakatan ini secara resmi ditandatangani oleh Kepala MAN 13 Jakarta, Dra. Yessy Anwar, dan Chief Representative dari pihak Casio, Mr. Koji Yokoshima.
Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri teknologi melalui program Casio Model School. Melalui program ini, MAN 13 Jakarta ditunjuk sebagai salah satu madrasah percontohan di Indonesia yang akan menerapkan penggunaan dan pemanfaatan kalkulator saintifik CASIO secara optimal dalam kegiatan belajar mengajar. Ini merupakan sebuah terobosan untuk mengintegrasikan teknologi secara lebih mendalam ke dalam kurikulum madrasah.

Kepala MAN 13 Jakarta, Dra. Yessy Anwar, dalam sambutannya menyampaikan antusiasme dan harapan besar terhadap kolaborasi ini. “Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Casio. Ini bukan sekadar tentang pengadaan alat, tetapi sebuah investasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan membekali siswa-siswi kami dengan keterampilan yang relevan di era digital. Guru dan siswa akan bersama-sama belajar memaksimalkan teknologi untuk pemecahan masalah yang lebih kompleks,” ujarnya.
Senada dengan itu, Chief Representative Casio, Mr. Koji Yokoshima, menyatakan bahwa pemilihan MAN 13 Jakarta didasarkan pada visi dan komitmen madrasah yang kuat terhadap kemajuan pendidikan. “Casio memiliki komitmen global untuk mendukung pendidikan. Kami melihat MAN 13 Jakarta sebagai mitra yang ideal dengan semangat inovasi yang tinggi. Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan siswa dalam sains dan matematika, tetapi juga menginspirasi mereka untuk mencintai teknologi,” jelas Mr. Yokoshima.

Secara konkret, program Casio Model School ini akan mencakup beberapa kegiatan inti. Di antaranya adalah pelatihan komprehensif bagi para guru untuk mengintegrasikan kalkulator saintifik dalam rencana pembelajaran, pengembangan modul ajar khusus, serta pendampingan berkelanjutan dari tim ahli Casio.Pemanfaatan teknologi ini akan difokuskan pada mata pelajaran rumpun sains seperti Matematika, Fisika, dan Kimia untuk meningkatkan kemampuan analisis dan berpikir kritis siswa.
Langkah ini menegaskan posisi MAN 13 Jakarta sebagai lembaga pendidikan yang adaptif dan berorientasi ke masa depan. Dengan menjadi model school, MAN 13 Jakarta tidak hanya memberikan nilai tambah bagi komunitas internalnya, tetapi juga diharapkan dapat menjadi pusat rujukan dan inspirasi bagi madrasah serta sekolah lain di seluruh Indonesia yang ingin menerapkan inovasi serupa.

Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak awal dari sebuah perjalanan kolaboratif yang diharapkan dapat berlangsung dalam jangka panjang. Dengan sinergi antara keunggulan akademik MAN 13 Jakarta dan inovasi teknologi dari Casio, diharapkan akan lahir sebuah model pembelajaran unggul yang mampu menciptakan generasi penerus yang cerdas, kompeten, dan siap bersaing di panggung global.(kh)

