MAN 13 Jakarta Borong 15 Emas dan 5 Perak di ajang I2ASPO 2025 Jogjakarta

Jogjakarta (Humas MAN 13 Jakarta)– MAN 13 kembali meneguhkan posisinya sebagai madrasah pusat riset di tingkat nasional. Dalam ajang bergengsi Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA), delegasi MAN 13 Jakarta berhasil mencatatkan prestasi fenomenal.
Kompetisi yang berlangsung pada 18–21 November 2025 di Jogjakarta ini diikuti oleh lebih dari 700 tim dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia dan beberapa negara lain. MAN 13 Jakarta mengirimkan delegasi besar yang terdiri dari 113 siswa yang terbagi ke dalam 20 tim riset.

Para peneliti muda MAN 13 Jakarta bersaing di berbagai kategori strategis yang mencerminkan kedalaman riset mereka, di antaranya:
1. Social
2. Children with Special Needs
3. Applied Environmental Science
4. Waste Treatment
5. Food Function
6. Internet of Things (IoT)
7. Applied Life Science

Berkat kerja keras dan inovasi yang orisinal, MAN 13 Jakarta berhasil menyabet total 15 Medali Emas dan 5 Medali Perak. Berikut adalah daftar proyek yang berhasil mengharumkan nama madrasah:
🥇 Peraih Medali Emas (Gold): Beyond The Mind, EMO, Profitopia, MindBridge, CommAid, Charm, Safe-4, Terraflow, HydraTrack, Smart Gecko Enclosure, Cassanova, Spectra Patch, Growbie, From Nature to Nurture, dan Mol2Screen.
🥈 Peraih Medali Perak (Silver): Lumina, Hyntech, Orapel, Ecowarp, dan Morana.

Keikutsertaan MAN 13 Jakarta dalam ajang ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya meneliti sejak dini, mengasah kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan masalah nyata, serta memberikan pengalaman kompetisi internasional bagi peserta didik. Riset-riset yang dihasilkan diharapkan tidak berhenti di atas kertas, namun dapat menjadi solusi aplikatif bagi masyarakat.

“Pengalaman di Jogjakarta kemarin sangat luar biasa. Bersaing dengan 700 tim membuat kami sadar bahwa inovasi itu luas. Bisa membawa pulang medali emas adalah bonus dari proses panjang riset yang kami jalani. Ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di bidang sains terapan.” ujar Keysha Janeta kelas XI 1 sebagai peserta yang mewakili kelompok riset.

“Kami sangat bangga dengan dedikasi 113 siswa kami. Mengirimkan 10 tim dan semuanya berhasil membawa medali adalah prestasi yang luar biasa. Pihak madrasah akan terus mendukung penuh ekosistem riset ini agar lahir lebih banyak lagi inovator muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peduli pada isu sosial dan lingkungan melalui ilmu pengetahuan.” ungkap Dyah Fitri Rochani, selaku wakil kesiswaan bidang akademik.
Lo
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa MAN 13 Jakarta terus bertransformasi menjadi madrasah yang unggul dalam bidang IPTEK tanpa melupakan nilai-nilai karakter. Selamat kepada para juara. (em)
