Perkuat Karakter dan Arah Masa Depan Siswa, MAN 13 Jakarta Gelar Sosialisasi PPI Jaksel, Tes Holland, dan Finalisasi Eligible
Jakarta Selatan (Humas MAN 13 Jakarta) — MAN 13 Jakarta terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang holistik melalui penguatan karakter, pembinaan prestasi, serta pendampingan perencanaan masa depan peserta didik. Komitmen tersebut tercermin dalam rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (12/2/2026), diawali dengan pembiasaan pagi tadarus Al-Qur’an dan Sholat Dhuha berjamaah di lingkungan madrasah.
Kegiatan dilanjutkan pada pukul 08.00–09.30 WIB di Ruang Multimedia MAN 13 Jakarta dengan Sosialisasi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Jakarta Selatan. Sosialisasi ini memberikan informasi menyeluruh terkait tahapan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Jakarta Selatan, mulai dari persyaratan administrasi, seleksi fisik, hingga penilaian aspek mental dan kedisiplinan.

Tim PPI Jakarta Selatan dalam paparannya menekankan bahwa seleksi Paskibraka tidak hanya menuntut kesiapan fisik, tetapi juga integritas, karakter, serta komitmen kebangsaan yang kuat. Peserta didik MAN 13 Jakarta mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias dan penuh perhatian.
Salah satu peserta didik kelas X, Nayla, menyampaikan kesannya usai mengikuti sosialisasi.
“Sosialisasi ini sangat membuka wawasan saya tentang proses seleksi Paskibraka Tingkat Kota. Saya jadi memahami bahwa yang dinilai bukan hanya kemampuan fisik, tetapi juga sikap, disiplin, dan mental yang kuat. Kegiatan ini membuat saya semakin termotivasi untuk mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh,” ungkap Nayla.
Perwakilan tim PPI Jakarta Selatan juga menyampaikan harapannya kepada peserta didik MAN 13 Jakarta. “Kami berharap siswa-siswi MAN 13 Jakarta dapat mengikuti proses seleksi dengan semangat, menjunjung tinggi integritas, serta menunjukkan karakter disiplin dan tangguh sebagai generasi muda yang siap mengharumkan nama Jakarta Selatan,” ujarnya.

Kepala MAN 13 Jakarta, Yessy Anwar, dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembinaan karakter dan kepemimpinan peserta didik.
“Kami mendorong peserta didik untuk berani mengambil peluang dan tantangan yang positif, termasuk mengikuti seleksi Paskibraka. Madrasah tidak hanya memfasilitasi capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, dan nasionalisme. Kami berharap siswa MAN 13 mampu tampil percaya diri dan memberikan performa terbaiknya,” tutur Yessy Anwar.
Selanjutnya, peserta didik kelas X mengikuti Tes Holland yang dibimbing oleh Asti selaku Guru Bimbingan dan Konseling. Tes ini bertujuan membantu siswa mengenali minat, bakat, serta kecenderungan karier sebagai dasar dalam perencanaan studi lanjutan secara terarah dan terukur.
Pada siang harinya, madrasah melaksanakan finalisasi peserta didik yang masuk dalam kategori eligible. Proses ini dilakukan secara objektif dan cermat sebagai bagian dari komitmen madrasah dalam memastikan kesiapan siswa menghadapi tahapan seleksi maupun proses akademik lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui rangkaian kegiatan ini, MAN 13 Jakarta menegaskan perannya sebagai madrasah yang unggul dalam membangun generasi berprestasi, berkarakter, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam mencetak insan yang religius, moderat, dan berkualitas. (ss)

